Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Undangan Rapat Panitia Pembangunan Masjid (File Word/docx)

Contoh Undangan Rapat Panitia Pembangunan Masjid
Contoh Undangan Rapat Panitia Pembangunan Masjid

CahDeso.id - Menjadi keharusan bagi ketua panitia untuk bisa membuat surat undangan, dalam hal ini adalah undangan rapat panitia pembangunan masjid. Terlihat gampang memang, namun jika harus membuatnya tanpa adanya contoh undangan fisik atau virtual mungkin sebagian dari kita akan kesulitan. Saya pribadi mengaku kesulitan untuk membuat undangan pertemuan panitia pembangunan masjid tersebut. Bagaimana tidak?  Saya bukan lulusan sastra atau apalah yang berhubungan dengan surat menyurat. 

Tetapi, karena saya waktu sekolah dulu pernah diajari membuat surat undangan, jadi tidak begitu menjadi masalah. Dengan sedikit ilmu yang diberikan guru saya waktu sekolah, alhamdulillah bermanfaat saat terjun langsung di masyarakat. Terima kasih banyak kepada bapak/ibu guruku di waktu sekolah, terkhusus Bapak Sugiarto yang mengajari tentang surat menyurat. Dan di bawah ini sudah saya lampirkan contoh surat undangan panitia pembangunan masjid yang saya buat. Kamu bisa mendownloadnya langsung karena sudah ada dalam bentuk file Microsoft Word. 

Cara Membuat Undangan untuk Panitia Pembangunan Masjid

Sebelum mengunduh file undangannya, sebaiknya kamu perlu tahu dulu beberapa dasar untuk pembuatan undangan panitia tersebut. Di sini akan saya jelaskan secara garis besar urut-urutan dalam pembuatan undangan panitia pembangunan masjid. 

Tidak hanya bisa digunakan untuk itu saja, keterangan ini juga bisa kamu terapkan saat ingin membuat surat resmi atau non resmi. Seperti untuk undangan panitia HUT RI, undangan panitia acara desa, undangan panitia qurban, hingga acara-acara lainnya. Adapun beberapa urutan dalam membuat surat undangan tersebut, yakni:

1. Kop atau Kepala Surat Undangan

Bagian yang pertama atau paling atas pada sebuah surat undangan yakni adanya kop surat atau kepala surat. Untuk surat resmi, penulisan kop surat ini merupakan hal yang wajib. Jika tidak, maka surat undangan tersebut tidak bisa dikatakan surat undangan resmi. 

Akan tetapi, untuk pembuatan surat undangan tidak resmi, penggunaan kop surat boleh-boleh saja. Kalaupun tidak menggunakan kop surat juga tidak masalah. Sementara untuk surat undangan panitia pembangunan masjid ini sendiri sebaiknya diberi kop.  

Contoh kop surat undangan panitia pembangunan masjid :

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID

“NURUL FALAH”

Dusun Wetan Sepuran Desa Wonorejo

Kec. Kedungjajang Kab. Lumajang

2. Tanggal Pembuatan Surat

Sama seperti kop, menyertakan tanggal pembuatan juga wajib dalam hal membuat surat resmi. Namun, untuk undangan yang tidak bersifat resmi pelampiran tanggal pembuatan tersebut boleh terapkan atau tidak. Biasanya tanggal pembuatan diawali dengan nama tempat. 

Untuk urusan pembuatan surat undangan untuk panitia pembangunan masjid, kamu bisa menyertakannya. Mengingat surat undagan ini bisa dibilang semi-resmi. Biasanya tempat dan tanggal pembuatan ini diletakkan di sebelah kanan halaman surat. 

Contoh penulisan tanggal pembuatan surat:

Lumajang, 20 Oktober 2020 atau Lumajang, 20-10-2020, atau Lumajang, 20/10/2020

3. Nomor, Lampiran dan Perihal

Lagi-lagi penulisan nomor surat, lampiran dan juga perihal surat hukumnya wajib untuk pembuatan surat resmi. Dan untuk surat undangan panitia pembangunan masjid hukumnya mudah. 

Tetapi saya sarankan untuk melampirkan juga ketiga bagian tersebut dalam surat undangan  panitia. 

Contoh penulisan nomor, lampiran dan perihal surat undangan:

Nomor : 001/PAN.MSJD/X/2020

Lampiran : -

Perihal : Pertemuan Panitia Pembangunan

Masjid “Nurul Falah” Wonorejo


Keterangan nomor surat :

  • 001 merupakan nomor urutan surat undangan yang dikeluarkan.
  • PAN.MSJD merupakan nama profil, dalam hal ini Panitia Masjid.
  • X merupakan bulan pembuatan surat undangan.
  • 2020 merupakan tahun pembuatan surat undangan.

 

4. Informasi Orang yang Dituju

Di sini kamu juga perlu melampirkan kepada siapa surat tersebut dituju. Biasanya penulisannya berada di sebelah kanan dari penulisan nomor, lampiran dan perihal surat. 


Cara membuatnya juga terbilang mudah, berikut ini contohnya:

Kepada

Yth. Bpk/Sdr

Di Tempat

5. Salam Pembuka

Salam pembuka juga menjadi salah satu bagian wajib yang ada dalam surat undangan. Untuk salam pembuka ini bermacam-macam modelnya dan bisa disesuaikan dengan jenis dari surat tersebut, baik itu surat resmi atau tidak.

Untuk penggunaan dalam undangan panitia pembangunan masjid, berikut ini contohnya:

Assalamu’alaikum,

Hormat kami,

Atau yang lainnya.

6. Isi Surat

Inilah bagian dalam surat undangan yang paling penting peranannya. Pasalnya, jika salah satu penulisan isi surat, maka surat tidak akan berguna lagi. Dalam penulisan bagian isi surat ini biasanya terdapat informasi mengenai tujuan undangan, hari dan tanggal, jam acara, hingga tempat acara diadakan. 

Yang paling penting adalah dalam penulisan isi surat baik resmi atau tidak resmi haruslah santun bahasanya.

Untuk contoh penulisan bagian isi surat dalam undangan panitia pembangunan masjid, yakni:

        Puji Syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabat. 

Sehubungan dengan datangnya surat ini kami mengundang Bapak / Saudara untuk dapat hadir nanti pada:

Hari : Rabu malam Kamis

Tanggal : 21 Oktober 2020

Jam : 19.00 WIB  (Ba’da Isya’)

Tempat : Rumah Kediaman Bapak Herman, Utara POM Bensin Wonorejo

Acara : Pertemuan Panitia Pembangunan Masjid “Nurul Falah” Wonorejo

7. Penutup

Selanjutnya yakni bagian penutup surat undangan yang juga harus ditulis dengan bahasa yang santun.

Untuk contoh penulisannya sendiri, sebagai berikut:

Demikianlah undangan ingin kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami sampaikan terima kasih.

8. Salam Penutup dan Informasi Pembuat Surat Undangan

Dan bagain yang terakhir tidak lupa untuk melampirkan salam penutup di bagian bawah surat. Selain itu, sertakan juga informasi pengirim dari surat tersebut, dalam hal ini ketua panitia.

Sudah paham cara pembuatan surat undangan resmi dan tidak resmi? Mungkin kamu sudah sangat tidak sabar untuk mendownload file undangan jadinya. Kalau begitu kamu sudah bisa download file undagan tersebut melalui link di bawah ini.

Contoh Undangan Panitia Pembangunan Masjid


Mungkin itu saja yang bisa saya sampai di artikel kali ini, semoga bisa membantu sahabat semua. Kalau boleh share artikel ini ke akun media sosial pribadimu untuk mendukung situs CahDeso.id supaya lebih dikenal oleh orang banyak. Salam dari Anak Desa!

Cong Wafi
Cong Wafi Cuma seorang anak DESA yang punya cita-cita tinggi. Suka membaca dan menulis di Blog. Yang pasti pengen naik HAJI :D

Posting Komentar untuk " Contoh Undangan Rapat Panitia Pembangunan Masjid (File Word/docx)"